Tips Cara Memilih Krim Penghilang Flek Hitam yang Baik

Masalah munculnya flek hitam merupakan salah satu permasalahan kulit yang banyak dialami orang. Termasuk di Indonesia, dengan paparan matahari yang kuat, maka tidak heran apabila kulit wajah memicu produksi melanin berlebihan sehingga muncul noda yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan flek hitam.

Salah satu cara menghilangkan flek hitam di wajah adalah dengan memakai krim khusus Krim yang berfungsi untuk menghilangkan flek hitam haruslah mempunyai kemampuan baik dalam mencegah produksi sel, sehingga pembentukan flek hitam bisa berkurang. 

Contoh produk yang bisa Anda gunakan untuk membantu mengatasi permasalahan ini adalah dari Olay, Garnier, dan Pond’s.  Jika Anda ingin menghilangkan flek hitam lebih mudah dan terjangkau harganya, Anda bisa memakai krim penghilang flek hitam keluaran brand-brand tersebut.

Tips dan Cara Memilih Krim Penghilang Flek Hitam yang Baik
Diperlukan pemahaman lebih jauh sebelum Anda menentukan produk yang tepat untuk kebutuhan Anda. Agar Anda tidak salah pilih, di artikel kali ini penulis akan ulaskan terlebih dahulu cara memilih krim penghilang flek hitam yang baik. Yuk simak dengan cermat sehingga Anda takkan keliru atau salah dalam proses pemilihan!

1. Periksalah komposisi bahan aktif yang terdapat pada kemasan produk
Krim yang berfungsi untuk membantu permasalahan flek hitam memiliki kandungan bahan yang beraneka ragam. Di setiap kandungan tentunya dapat memberikan efek yang berbeda-beda. Karena itu, sebaiknya Anda memahami bahan aktif yang terkandung dari setiap krim. Umumnya, bahan-bahan tersebut adalah sebagai berikut :

• Asam Traneksamat
Bahan aktif Asam Traneksamat berasal dari asam amino artifisla sintesis yang bisa menimbulkan efek antikasar pada kulit. Zat aktif ini juga mampu menghambat pembentukan sel melanosit untuk mencegah pembentukan flek hitam.

• Arbutin
Zat aktif Arbutin adalah komponen yang biasa ditemui pada krim penghilang flek hitam. Bahan aktif ini diperoleh dari buah lingonberry. Arbutin juga berfungsi untuk mencegah pembentukan flek hitam dengan menekan aktivitas enzim tyrosinase dalam menghasilkan melanin.

• Turunan Vitamin C
Vitamin C memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu kulit lebih kencang, terhambat dari efek penuaan, dan merawat kulit berjerawat. Turunan vitamin C adalah salah satu bahan yang sangat direkomendasikan untuk Anda yang ingin mengatasi flek hitam. Oleh sebabitu, carilah krim yang mengandung bahan ini untuk hasil lebih maksimal.

• Ekstrak Plasenta
Ekstrak Plasenta adalah komponen yang didapat dari hasil ekstraksi plasenta hewan. Bahan aktif ini dikenal akan kemampuannya dalam merangsang produksi sel kulit baru. Di samping itu, ekstrak plasenta juga mampu menghambat produksi melanin berlebih sehingga banyak digunakan oleh produsen dalam merancang krim penghilang flek hitam.

2. Pilihlah Produk yang Aman dan Mengandung Pelembap
Dalam setiap produk perawatan kulit yang beredar di Indonesia haruslah mempunyai izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Tetapi, bukan berarti yang tidak mengantongi sertifikasi dari BPOM tidak dianjurkan karena sebagian produk merupakan produk import, sehingga Anda harus memastikan produk tersebut telah teruji aman dari badan pengawas di negara asalnya. Produk-produk yang telah dibuktikan aman oleh lembaga negara tentu akan membuat Anda tenang saat akan menggunakannya. Di samping itu, penting juga untuk Anda memperhatikan kandungan pelembap pada krim yang akan dibeli. Kehadiran pelembap akan memaksimalkan kinerja dari krim itu sendiri di mana kulit bisa terlindungi dari sinar UV yang dapat memunculkan flek hitam lebih banyak.

Share on : Facebook Twitter